Pencari Karir Pencari Kandidat

Apa Itu Profesi Data Scientist? Ini Peran dan Tanggung Jawabnya

23 April 2021 09:04 3866 KALI DIBACA 0 KOMENTAR 4 KALI DIBAGIKAN

Tertarik bekerja sebagai Data Scientist? Dilansir situs inno architect, Harvard menyatakan data scientist sebagai pekerjaan terseksi di abad ke-21, lho. Emangnya apa sih sebenarnya pekerjaan ini?

 

Data scientist menjadi pekerjaan yang banyak dicari perusahaan-perusahaan untuk mencapai targetnya, baik secara finansial, operasional, strategis, dan lain sebagainya. Berikut pembahasan seputar data scientist

 

Apa itu Data Scientist?

Sebenarnya tidak ada definisi standar mengenai peran data scientist. Meski begitu, situs Master's in Data Science mendefinisikan data scientist sebagai pakar analitik. Data scientist disebut memanfaatkan keterampilan mereka dalam teknologi dan ilmu sosial untuk menemukan tren dan mengelola data

 

Peran data scientist adalah menggabungkan ilmu komputer, statistik, dan matematika. Mereka menganalisis, memproses, dan memodelkan data. Mereka kemudian menafsirkan hasilnya untuk membuat rencana yang dapat ditindaklanjuti untuk perusahaan dan organisasi terkait.

 

Banyak yang mengira data scientist sama dengan analyst, padahal keduanya berbeda. Seorang data scientist harus melakukan analisis data, memahami bahasa pemrograman, dan memiliki kepekaan terhadap dunia bisnis atau memiliki ilmu bisnis yang mumpuni.

 

Data Scientist mengkombinasikan beberapa pasang data untuk mengungkap suatu pola. Pola yang dicari ini nantinya dapat digunakan sebagai acuan untuk memprediksi pergerakan bisnis suatu produk.

 

Tugas Data Scientist kompleks, dan mencakup banyak hal. Data Scientist dikatakan sebagai gabungan profesi Data Engineer dan Data Analyst. Jadi bukan tanpa alasan bila pekerjaan ini banyak dicari oleh perusahaan-perusahaan.

 

Profesi data scientist juga jadi incaran banyak orang karena dinilai punya gaji yang cukup besar. Namun, gaji itu setara dengan tanggung jawab dan segudang skill yang wajib dimiliki, lho.

 

Tanggung Jawab Data Scientist

  • Memecahkan masalah sebuah bisnis melalui penelitian
  • Mengumpulkan data terstruktur dan tidak terstruktur dalam jumlah besar. Ini dilakukan dengan software khusus.
  • Menggunakan metode analitik machine learning, dan metode statistik canggih untuk menyiapkan data untuk digunakan dalam pemodelan prediktif dan preskriptif
  • Membersihkan data secara menyeluruh untuk membuang informasi yang tidak relevan dan menyiapkan data untuk pra proses dan pemodelan
  • Melakukan exploratory data analysis (EDA) untuk menentukan cara menangani data yang hilang dan untuk mencari tren dan / atau peluang
  • Menemukan algoritma baru untuk memecahkan masalah dan membangun program untuk melakukan pekerjaan tersebut secara otomatis.
  • Mengomunikasikan prediksi dan temuan yang didapatkan ke manajemen dan tim IT melalui visualisasi data dan laporan yang efektif
  • Merekomendasikan perubahan yang lebih efektif untuk menggantikan prosedur dan strategi yang sudah ada sebelumnya

 

Bagaimana Cara Menjadi Data Scientist?

  1. Mengambil gelar sarjana dalam ilmu data atau bidang yang terkait
  2. Pelajari sederet skill yang diperlukan
  3. Bekerja sebagai data scientist di entry level
  4. Mencari sertifikasi keilmuan data scientist
  5. Kuliah S2 untuk mendapat gelar master di bidang data science

 

Itu dia pembahasan singkat mengenai data scientist dan tanggung jawabnya. Berminat jadi seorang data scientist juga?

 

Dapatkan informasi dan tips karir menarik lainnya di sini. Download aplikasi TopKarir sekarang atau kunjungi topkarir.com untuk mendapatkan informasi lowongan kerja ter-update.

Artikel Terkait
Lihat Selengkapnya
Keahlian Dibidang IT Yang di Cari Perusahaan

Keahlian Dibidang IT Yang di Cari Perusahaan

Saat ini perkembangan teknologi mendorong peningkatan kebutuhan tenaga kerja yang ahli di bidang IT. Jika kamu ingin mendalami karier di bidang IT, kamu perlu memperbanyak skill serta pengetahuan yang lebih terkait teknologi terbaru. Nah Berikut ini keahlian IT yang paling banyak dicari perusahaan. apa saja itu? yuk simak ulasannya.   Programmer Programmer bisa dibilang sektor utama yang melahirkan kejayaan teknologi. Karena seorang programmer merupakan komponen penting di dalam lingkup organisasi perusahaan yang menggunakan teknologi IT sebagai standarisasinya.   Teknologi jaringan Dalam tugasnya, seorang teknologi jaringan dituntut untuk bisa meng-handle persoalan jaringan atau network,  baik dari segi maintenance hingga troubleshhoting. Database administrator Database administrator harus memiliki kemampuan IT dasar, pemecahan masalah, analisis yang baik, keahlian komunikasi dan bekerja dalam tim. Dalam pekerjaan ini, seorang Database administrator dituntut untuk bisa memelihara, merawat, serta membuat back-up database yang ada di dalam sebuah sistem. IT Support Dalam hal ini perusahaan sangat membutuhkan technical support untuk mengatasi suatu masalah dalam pekerjaan itu. Seperti permasalahan pada wifi, sehingga dalam lingkup pekerjaan ini, seorang IT support dituntut untuk bisa mengetahui dasar semua bidang serta divisi IT yang berkaitan dengan teknis perbaikan dan penanganan.   QA Engineer Soerang QA (Quality Assurance) Engineer bertugas memastikan produk software berjalan dengan baik dengan cara monitoring, menguji, dan memeriksa semua proses produksi suatu produk yang hendak dibangun   Nah itu dia keahlian dibidang IT yang paling dicari perusahaan, kamu dapat melatihnya sejak sekarang ya Sahabat TopKarir. Mau tips karir yang sesuai dengan kamu lainnya? Yuk download aplikasi Topkarir
Tips Membuat CV yang Sesuai Dengan Pribadi Kamu

Tips Membuat CV yang Sesuai Dengan Pribadi Kamu

CV atau histoy rangkuman riwayat pekerjaan kamu merupakan salah satu makanan wajib para headhunter atau HRD. Dalam proses pembuatan CV bukanlah hanya sekedar seperti CV yang bertebaran di masyarakat luas. Untuk membuat HRD tertarik maka kamu harus memiliki CV yang sesuai dengan pribadi kamu. Berikut adalah Tips Membuat CV yang sesuai dengan pribadi kamu.   CV Cukup Satu Lembar Saja   Dalam proses pembuatan CV tidak perlu dan harus sangat dihindari terlalu panjang dan bertele-tele. CV harus bersifat simple dan rangkuman dari histori pekerjaan atau kegiatan volunteer yang telah kamu kerjakan. Dalam pembuatan CV cukup satu lembar saja. HRD biasa tidak pernah mau membuang waktu lama untuk membaca CV yang berlembar-lembar.   Berwarna Lebih Eye Catching   Pemilihan warna yang sesuai dengan pribadi kamu adalah pilihan tepat. Dengan pemilihan warna biasanya HRD lebih mengerti tentang segala pribadi kamu. Hal ini dikarenakan warna adalah pribadi kamu. Gunakan warna yang sesuai akan tetapi hindari penggunaan banyak variasi warna.   Diagram Skill yang Simple   Dalam pembuatan CV kamu disarankan untuk menggunakan diagram yang mampu menggambarkan skill dari pribadi kamu. Diagram digunakan dengan tujuan untuk mempermudah HRD dalam membaca diagram skill yang kamu kuasai.   Deskripsikan 360 Karakter Tentang Diri Kamu   Deskripsikan tentang diri kamu dalam 360 karakter. Ceritakan mulai dari kelebihan dan kekurangan kamu dalam menghadapi pekerjaan. Tulislah sesuai dengan keadaan dan kejujuran tentang diri kamu.   Jangan Tuliskan Kemampuan Umum   Biasanya kita selalu menjelaskan bahwa kita  mahir dalam kemampuan umum dimana yang biasanya kita selalu menggunakannya dalam kegiatan sehari-hari.  Misalnya kita selalu mengatakan kita mahir dalam software Microsoft Office. Mahir karena terbiasa itu bukan sesuatu yang spesial jika kamu mampu lulus dalam ujian sertifikasi itu adalah sebuah kemampuan luar biasa yang bisa dibanggakan dalam proses membuat CV pribadi kamu.   Membuat Data Pribadi yang Tidak Relevan   Dalam proses membuat CV gunakanlah data pribadi yang relevan dengan pekerjaan yang akan kamu lamar. Misalnya ketika kamu akan melamar pekerjaan tentang Finance Technology, di satu sisi kamu membanggakan keahlian kamu di bidang Fashion. Data pribadi seperti itulah yang membuat HRD selalu menolak CV kamu karena dinilai tidak berbobot dan dinilai sebagai SDM yang kurang berkualitas, jauh dari ekspetasi yang diharapkan.    
Komentar