Pencari Karir Pencari Kandidat

Webinar 2 BTF Job Festival: Optimasi Kanal Digital sebagai Media Personal Branding

18 April 2022 09:04 2876 KALI DIBACA 0 KOMENTAR 2 KALI DIBAGIKAN

Webinar Series BTF Job Festival 2022 #BridgesToTheFuture

 

Media sosial gak cuma punya manfaat sebagai sarana hiburan dan bersosialisasi. Kamu bisa manfaatkan lebih maksimal buat membranding diri guna pengembangan karirmu. Cari tau lebih dalam bagaimana pentingnya personal branding di media sosial di webinar BTF Job Festival kali ini.

 

Narasumber:

Agata Paskarista - Career and Self Development Counselor

 

Tema:

Optimasi Kanal Digital sebagai Media Personal Branding

 

Tanggal: Kamis, 21 April 2022

Jam: 15:00 - 16:30 WIB

Tempat: Zoom & www.topkarir.com

 

Daftar GRATIS sekarang di:

bit.ly/BTF-JOBFEST-22

 

Tunggu kehadiran BTF Job Festival dengan lowongan kerja dari puluhan perusahaan yang berpartisipasi, raih kesempatan karirmu sebentar lagi!

 

Info lebih lanjut hubungi

Whatsapp: 0812-113-114-05

Email: cs@topkarir.com

Artikel Terkait
Lihat Selengkapnya
Webinar Komoditas Kopi Jadi Prioritas Nasional, Apa Peluangnya?

Webinar Komoditas Kopi Jadi Prioritas Nasional, Apa Peluangnya?

APINDO & BPJS Ketenagakerjaan, Mempersembahkan ”APINDO UMKM AKADEMI” kali ini akan membahas Seri Industri Agro dengan judul KOMODITAS KOPI JADI PRIORITAS NASIONAL, APA PELUANGNYA? bisnis kopi saat ini semakin marak di Indonesia, banyaknya warung kopi dari yang biasa sampai kafe,membuat bisnis kopi menjadi salah satu bisnis yang digemari berbagai kalangan. Seri webinar untuk UMKM dapat berbagi cerita dan mendapatkan masukan mengenai keunikan produk yang dimiliki dari para mentor dan ahli di bidangnya.   NARASUMBER SETYA YUDHA INDRASWARA (@butowerno)Founder Jaringan Warkop Nusantara   DHYDHA MARYUDHA (@dhydha_maryudha)Founder SAGALEH   DIANA FRANCES (@dfrancess)Business Manager Toko Kopi TUKU FASILITATOR ARIEF BUDIMAN (@ariefbudiman.idn)CEO AGRINDO & Ketua Komite Pengembangan Kewirausahaan APINDO UMKM   HOSTED BY BAYU J WIRJOATMODJO (@bayu_janitra)CEO TopKarir Indonesia_ SAVE THE DATEHari, Tanggal : Rabu, 12 Agustus 2020Pukul : 15.00-17.00 WIBLive on Zoom & TopKarir   Link Pendaftaran https://bit.ly/daftarUMKM-akademi   GRATIS!!! Benefit:E-CertificateIlmuRelasi   Pertanyaan Webinar Minggu Lalu - Peluang Industri Fesyen dan Strategi Penjualannya Q: Saya memiliki usaha butik. Tetapi, usaha saya meredup, saya bingung bagaimana cara saya mempromosikan dagangan saya via online dan offline. Padahal saya sudah buka toko online di marketplace. Tetapi tidak juga berkembang, bagaimana memaksimalkan promosi butik saya di marketplace? Sedangkan waktu saya terbagi dengan bekerja kantoran. A: Marketplace hanya sebagai etalase dan pusat transaksi, khusus untuk fashion beberapa formula yang selama ini berjalan adalah dengan endorsement supaya calon konsumen dapat memahami bentuk produk yang ditawarkan, bahan fashionnya dan apabila produk tersebut dikenakan oleh endorser (dipakai) perlu juga didorong dengan digital marketing melalui social media    Q: Kalo kita belanja online via marketplace, pengiriman dari luar negeri ongkos kirimnya sangat murah, bagaimana jika kita yang ekspor ke luar, apakah expedisi bisa memberi harga yang kompetitif seperti di marketplace?  A: beberapa ekspedisi menawarkan harga yang kompetitif karena memiliki kerjasama lintas negara misalnya di Amerika ada USPS, kita bisa menggunakan POS Indonesia yang bekerjasama dengan EMS (Express Mail Services)   Q: Saya sudah dua kali buka usaha kuliner tapi gagal terus karena mental yang kurang kuat. Bagaimana cara membangun mental wirausaha yang kuat? A: untuk membangun mental yang kuat dalam berwirausaha bisa dengan memulai bergabung dengan ekosistem (komunitas) yang suportif terhadap pertumbuhan diri dan bisnis anda, perbanyak referensi pengetahuan bisnis supaya lebih kuat dan yakin dalam menjalankan bisnis karena biasanya pelaku usaha baru sangat takut terhadap resiko (resiko rugi, resiko complain dari pelanggan dan sebagainya)   Q: Saya sebagai reseller produk fashion tetapi karena PHK, modal menjadi kendala untuk meneruskan usaha. Apakah reseller bisa bergabung menjadi UMKM dan bisa dapat bantuan untuk modal? Bagaimana caranya? A: Saat ini untuk akses bantuan modal disediakan oleh beberapa Kementerian di Indonesia, Anda harus aktif mencari informasi tersebut karena dalam prakteknya biasanya yang menjadi kendala adalah hal hal yang bersifat administratif.    Q: Bagaimana caranya jika kita ingin menjadi reseller fashion import, apakah ada persyaratannya? A: Tidak ada persyaratan khusus, umumnya kita harus tahu produk fashion import apa yang ingin kita tawarkan, cek juga potensi pasar yang ada apakah menjanjikan untuk jangka waktu yang lumayan panjang (misalnya : fashion import untuk balita), cari referensi yang akurat dan terpercaya terkait bisnis reseller fashion import ini dan jangan lupa bangun kanal penjualan dan komunikasi yang baik dengan para calon pelanggan anda   Q: Dengan kondisi seperti saat ini, tingkat penjualan menurun, bagaimana strategi agar usaha pakaian saya tetap berjalan? A: Cukup banyak jenis usaha dan bisnis yang terdampak oleh pandemi ini, tahap awal kita harus bisa melakukan analisa awal untuk mencari tahu kenapa penjualan kita menurun apakah karena prioritas belanja pelanggan? atau karena pelanggan kehilangan daya beli? atau produk yang anda tawarkan belum menjadi kebutuhan utama? semua hal ini bisa dilakukan riset kecil dengan menghubungi para pelanggan anda untuk mendapatkan informasi yang akurat. Setelah itu kita bisa menentukan strategi yang pas, apakah mengganti jenis produk? atau mengganti sistem penjualan yang kita lakukan? mulai dengan hal hal kecil terlebih dahulu untuk melihat hasilnya setelah anda melakukan beberapa penyesuaian. Langkah terakhir adalah jika memang tidak bisa survive dengan kondisi saat ini, coba lihat potensi bisnis lain yang bisa anda lakukan kedepannya   Q: Saya sempat mengajukan ide ke Pemerintah sewaktu lomba proposal usaha, yakni dengan membuat kaos dengan desain kue dan makanan tradisional berbentuk kartun. Bisa dijadikan sebagai oleh-oleh daerah, namun sayangnya tidak lolos. Saya mau tanya, apakah sekarang peluang untuk baju yang semacam itu kurang menarik lagi? Kalua masih, bagaimana saya bisa mengembangkannya? A: Saat ini fokus belanja konsumen beralih ke beberapa hal yang esensial seperti belanja kebutuhan pokok, kebutuhan kesehatan (termasuk desinfektan dan produk turunan lainnya), serta kebutuhan dasar yang dianggap paling penting. kita harus melihat ini sebagai peluang, inovasi dapat dilakukan misalnya bisnis kue dan makanan yang “higienis” dan “bergizi” atau masker berbahan kaos dengan tingkat keamanan yang cukup tinggi mencegah covid19 dengan desain yang menarik (walaupun saat ini sudah cukup banyak yang melakukan hal ini) yang terakhir adalah bisa juga bisnis oleh oleh yang disukai oleh masyarakat dari berbagai daerah, karena pandemi ini menyebabkan berkurangnya mobilitas masyarakat ke luar kota (wisata) ini bisa menjadi peluang yang bagus misalnya berjualan Pempek Palembang asli untuk warga masyarakat diluar kota (selain Palembang)   Q : Adakah tips dan trik yang bisa dibagi untuk berjualan baju online di media sosial supaya banyak yang tertarik mengunjungi toko saya dan membeli? A: Berjualan baju online memang tidak mudah, konsumen harus memahami tampilan baju tersebut apabila dikenakan (dipakai), bentuk cutting di badan hingga bahan yang digunakan (apakah dingin, menyerap keringat dan sebagainya) kita harus menggunakan sudut pandang konsumen, informasi apa yang dibutuhkan oleh konsumen sehingga mereka bisa mempertimbangkan untuk membeli produk kita, caranya bisa dimulai dengan riset kecil dari kita dan sekitar kita untuk mencari tahu sudut pandang konsumen terhadap produk fashion. Bentuk endorsement bisa menjadi salah satu cara, tapi harus tentukan bentuk endorsement dan siapa yang akan anda endorse
Webinar Mencetak Pahlawan Ekonomi, UMKM yang Berkarakter Bangsa di Era Adaptasi Kebiasaan Baru

Webinar Mencetak Pahlawan Ekonomi, UMKM yang Berkarakter Bangsa di Era Adaptasi Kebiasaan Baru

Di tahun 1998 Indonesia dihantam badai krisis moneter, saat itu UMKM mampu menjadi penyelamat ekonomi dengan keberhasilan menambah devisa lewat peningkatan ekspor dan menyerap 64,31 juta tenaga kerja. Di tahun 2008 saat Indonesia ikut terseret krisis keuangan global, lagi-lagi UMKM mampu berkontribusi besar bagi ketahanan ekonomi nasional. Namun di tahun 2020 ini, saat wabah virus corona menyebar secara global, UMKM menjadi sektor paling awal yang terkena dampak.   Daya beli masyarakat menurun, belum lagi pembatasan sosial berskala besar yang membuat UMKM sulit bergerak. Era adaptasi kebiasaan baru menjadi harapan bagi para pelaku UMKM untuk kembali bangkit menghadapi krisis dan mengulang sejarah sebagai pahlawan yang menyelamatkan denyut perekonomian Indonesia. Oleh karena itu, UMKM membutuhkan bimbingan dan arahan guna menyusun strategi, memperkuat karakter kebangsaan, mampu memanfaatkan teknologi dan beradaptasi di tengah perubahan.   Dalam kapasitas IKAL Komisariat Provinsi Jatim yang berfungsi sebagai wadah perhimpuan para anggota untuk mengembangkan potensi dan pemikiran dalam pemecahan masalah aktual bangsa, memandang penting untuk membuat sebuah kegiatan diskusi kritis terkait upaya “Mencetak Pahlawan Ekonomi, UMKM yang Berkarakter Bangsa di Era Adaptasi Kebiasaan Baru”. Lantaran itu IKAL Komisariat Provinsi Jawa Timur merencanakan kegiatan WEBINAR Penguatan UMKM 2020.       Keynote Speaker : Teten Masduki - Menteri Koperasi dan UKM RI   Pembuka Acara : Rachmat Harsono   Narasumber : Ronald Walla – Ketua Bidang UMKM / IKM APINDO Mas Purnomo Hadi, MM - Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jawa Timur Supomo - Direktur Utama LPDB Laksda TNI (Purn) Dicky Yunianto - Lemhannas RI Raka Bagus - CEO Ladang Lima   Moderator : Dr. Arif Budiman – Dekan FE Uwika Surabaya _   Catat Tanggalnya Rabu, 14 Oktober 2020 Pukul 15.00-17.00 WIB Live on Zoom & TopKarir   Link Registration https://bit.ly/daftarUMKM-akademi   GRATIS!!!!   Buat kamu yang hadir dalam acara akan mendapatkan E-Sertifikat Ilmu Kewirausahaan Relasi
Komentar