Pencari Karir Pencari Kandidat

Sebelum Tanda Tangan Kontrak Kerja, Pahami Dulu Hal Ini!

24 Maret 2021 20:03 12607 KALI DIBACA 0 KOMENTAR 4 KALI DIBAGIKAN

Setelah melewati proses seleksi CV, sampai wawancara kerja, akhirnya bisa iterima kerja di sebuah perusahaan setelah melamar kesana kemari pasti jadi momen yang membahagiakan.

 

Tapi, jangan sampai euforia itu bikin kamu terburu-buru menyetujui kontrak kerja yang ditawarkan.

 

Banyak hal yang perlu kamu pahami dan teliti sebelum menandatangani kontrak kerja. Untuk kamu yang masih fresh graduate dan belum punya pengalaman kerja, harus lebih teliti nih.

 

Apa aja sih yang harus diperhatikan sebelum menyetujui kontrak kerja di sebuah perusahaan? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini yuk!

 

1. Status dan masa kerja

Di dalam kontrak kerja harus tertera informasi secara jelas perihal statusmu sebagai karyawan. Pahami statusmu sebagai karyawan tetap atau karyawan kontrak.

 

Apakah pekerja paruh waktu atau secara penuh (full time)? Begitupun dengan lama masa percobaan kamu (probation) sebelum diangkat menjadi karyawan tetap. Kepastian ini menjadi hal penting karena berkaitan dengan hak dan kewajiban yang akan kamu terima selama bekerja.

 

Perhatikan juga periode kerja yang tertulis dalam kontrak kerja, tepatnya kapan kamu mulai bekerja dan kapan masa kerjamu selesai. Ketahui juga, jam kerja, waktu istirahat dan waktu libur, apakah semua sudah sesuai kesepakatan di awal. 

 

2. Jabatan dan deskripsi pekerjaan

Selanjutnya, perhatikan juga keterangan mengenai jabatan dan tanggung jawab yang akan kamu pegang di perusahaan tersebut.

 

Pastikan kalau tanggung jawab kamu sudah sesuai dengan jabatan yang kamu lamar, kesepakatan saat wawancara, dan deskripsi pekerjaan pada informasi lowongan kerja.

 

Pasalnya banyak karyawan yang mengeluh karena tugas dan tanggung jawabnya nggak sesuai dengan kesepakatan di awal.

 

Dalam kontrak kerja, harus tertulis secara rinci apa saja cakupan pekerjaan sesuai posisi & jabatan. Jangan sampai atasan memberi pekerjaan diluar batasan dan bikin pekerjaan utamamu jadi berantakan.

 

3. Bentuk kompensasi yang ditawarkan

Kompensasi dapat berupa gaji/upah, insentif, tunjangan dan fasilitas. Nggak cuma gaji aja lho yang harus kamu perhatikan, komponen lain seperti uang tunjangan, bonus/insentif jika mencapai target/prestasi tertentu, uang makan dan transport, tunjangan kesehatan, sistem uang lembur dan lainnya juga harus dipahami.

 

4. Pasal pemberhentian kerja

Ada beberapa hal yang membuat seorang karyawan diberhentikan sebelum kontrak kerjanya habis. Tanyakan soal sistem penalti dan kemungkinan-kemungkinan yang bisa membuatmu diberhentikan secara sepihak dan apa bentuk kompensasi yang kamu terima ketika pemutusan kerja terjadi.

 

Pahami dan tanyakan juga perihal konsekuensi yang kamu tanggung jika mengundurkan diri sebelum kontrak kerja selesai. Jangan sampai kamu kaget saat menerima penalti dan harus membayar sejumlah uang sesuai peraturan yang ada karena kamu tidak memahaminya. 

 

5. Hak cuti 

Pahami atau tanyakan juga perihal cuti dan izin ketika sakit atau saat keadaan mendesak beserta jatahnya selama periode tertentu. Beberapa perusahaan memberikan hak cuti setelah satu tahun bekerja, atau ketentuan cuti lainnya.

 

Coba pastikan juga apakah cuti yang diberikan perusahaanmu sudah sesuai dengan peraturan ketenagakerjaan di Indonesia.

 

Itu tadi beberapa hal yang wajib banget kamu pahami sebelum menandatangani kontrak kerja. Temukan informasi lowongan kerja terupdate dan rencanakan karir hebatmu di TopKarir. Download aplikasinya gratis di App Store dan Play Store.

Artikel Terkait
Lihat Selengkapnya
Bosan Kerja di Kantor Lama? Simak 7 Tanda Anda Harus Mengundurkan Diri

Bosan Kerja di Kantor Lama? Simak 7 Tanda Anda Harus Mengundurkan Diri

Sebagian orang pasti pernah atau mungkin sedang merasa terjebak di suatu tempat kerja, tetapi tidak ragu untuk mengundurkan diri karena khawatir akan stabilitas yang telah dibangun sebelumnya. Walau argumen tersebut terdengar wajar adanya, tetapi bertahan di tempat kerja tanpa merasakan perkembangan kemampuan dan kebahagiaan akan sangat percuma. Beberapa alasan umum yang sering di dengar perihal alasan mengapa seseorang mengundurkan diri, seperti kurangnya apresiasi, bos jahat, dan lainnya. Tak sedikit pula para pekerja sulit membaca tanda-tanda yang tengah dialami untuk mereka mencari suasana dan tempat kerja yang baru. Seperti dilansir dari Success.com pada Senin (11/7/2016), Liputan6.com merangkum beberapa tanda-tanda yang dapat diartikan sebagai sinyal bahwa Anda sebaiknya mengundurkan diri dari tempat kerja dan mencari suasasana baru.   1. Sikap tidak peduli   Ketika seseorang yang telah menyerah atau bahkan hanya berpura-pura peduli pada pekerjaannya. Mereka hanya melakukan apa yang diharapkan oleh perusahaan tempatnya bekerja tanpa mengeluarkan energi lebih besar untuk menghasilkan sesuatu yang memiliki kualitas tinggi. Anda hanya mengerjakan tugas dan tanggung jawab, tetapi tanpa melakukannya sepenuh hati.   2. Sering terlambat dan ketidakhadiran meningkat   Terlepas dari kesulitan yang Anda hadapi untuk bangun di pagi hari dan tiba di kantor tepat waktu, perasaan tersebut timbul karena kemauan sendiri. Ketika seseorang sudah merasa jenuh dan cenderung stres pada tempat bekerjanya, mereka cenderung memilih untuk tidak langsung datang ke kantor dan menunda-nundanya. Selain itu, beragam macam penyakit mulai banyak muncul yang diakibatkan oleh depresi.   3. Penurunan kualitas kerja   Orang-orang yang peduli tentang kualitas pekerjaan mereka akan memerhatikan segala sesuatunya dengan rinci tanpa melewatkan detail apapun. Namun, jika Anda mulai tidak sepenuh hati peduli atau bahkan memikirkan hal-hal rinci tentang pekerjaan, mungkin saatnya untuk memilih tetap bertahan atau segera mencari tempat kerja yang baru.   4. Mood yang berubah-ubah   Sekalipun Anda orang yang moody atau mood mudah berubah-ubah, bila hal tersebut kerap dan sering terjadi, perasaan stres akan berpengaruh pada pekerjaan. Biasanya mereka mengekspresikan emosi di wajah dan semakin sulit untuk disembunyikan . Mereka sudah tidak peduli lagi apakah rekan kerja atau orang lain melihat perubahan tersebut dan itu tandanya Anda harus menyiapkan diri untuk pindah tempat kerja.   5. Isolasi   Bentuk isolasi ada dua situasi, yaitu disengaja yang dibentuk oleh karyawan tersebut karena pilihannya untuk keluar dan hanya di kepala mereka saja. Saat konsentrasi dan fokus terhadap sebuah pekerjaan mulai buyar, Anda hanya peduli bahwa keluar dari situasi dan suasana tersebut adalah jalan keluar. Hal tersebut sudah menandakan bahwa lingkungan sosial di tempat kerja lebih berpengaruh pada kinerja Anda ketimbang gaji dan fasilitas.   6. Kreativitas, ide, dan inovasi menghilang   Hal lainnya yang menandakan bahwa seseorang harus segera pindah tempat kerja dan mengundurkan diri adalah menghilangnya kreativitas, inovasi, dan keinginan untuk memberikan ide. Mereka cenderung memilih untuk diam serta tidak menawarkan saran atau ide dan bahkan sekalipun ditanya. Mereka berhenti menjadi kreatif dan malah mencoba hal-hal baru.   7. Lesu   Ketika tengah menghadapi masalah yang cukup berat dan membutuhkan perhatian lebih, energi Anda untuk melakukan pekerjaan juga akan terkuras jauh lebih cepat. Hal tersebut membuat fisik dan mental Anda menjadi lelahdan lesu. Pola pikir dan perasaan yang sudah tidak nyaman lagi tersebut menjadi salah satu inti permasalahan dan pertanda bahwa Anda lebih baik mempertimbangkan kembali eksistensi di tempat kerja tersebut.       sumber : http://lifestyle.liputan6.com/read/2547524/bosan-kerja-di-kantor-lama-simak-7-tanda-anda-harus-resign
Ini Dia Tantangan Bekerja di Industri Kreatif

Ini Dia Tantangan Bekerja di Industri Kreatif

Sebagai anak muda tentu saja kita ingin menyalurkan setiap kreativitas agar mendapatkan aspirasi dari orang lain, makanya sekarang bekerja di industri kreatif menjadi pilihan untuk anak muda seperti kita. Bekerja di industri kreatif memang terdengar menyenangkan ya Sahabat TopKarir.   Tapi ternyata bekerja di industri kreatif nggak semudah yang kamu bayangkan, banyak tantangan yang perlu kamu lewati. Penasaran apa aja sih tantangannya? Yuk disimak!   Harus Serba Bisa Kerja di Industri kreatif kamu dituntut harus serba bisa bukan hanya tentang pekerjaanmu saja, terkadang kamu juga harus memiliki kemampuan lebih untuk membantu temanmu di divisi yang berbeda. Misalnya kamu seorang content writer atau copy writer tapi kamu harus membantu design grafis untuk memikirkan ide visual yang bagus dan disesuaikan dengan tema content yang kamu buat.   Bekerja Dalam Tim Kerja Tim ternyata nggak cuma kasih kamu kemudahan tapi juga tantangan loh. Akan sulit menentukan keputusan untuk menemukan sebuah konsep, karena dalam tim pasti ada Ide yang beragam dan pendapat yang beda-beda. Kalau kamu bekerja di industri kreatif sudah pasti bekerja dengan tim adalah sebuah keharusan, jika partnermu tipe orang yang menyenangkan dan bisa menerima pendapat orang lain pasti pekerjaanmu juga akan berjalan dengan lancar, tapi jika partnermu tipe orang yang keras kepala, bisa jadi pekerjaanmu akan tambah sulit.   Punya Banyak Ide Tentu saja sebagai pekerja kreatif kamu harus punya ide yang banyak untuk mengeksekusi sebuah project, mulai dari tema sampai dengan visual. Ide harus ada walaupun kamu lagi bete dan suntuk karena deadline nggak akan mau kompromi.   Dihantui Revisi Permintaan client kadang-kadang suka berubah, sebagai pekerja kreatif kamu harus siap dengan yang namanya revisi karena hal itu akan selalu ada menghantui kamu. jika revisi hanya merubah sedikit dari visual atau penulisan tidak terlalu menjadi masalah, tapi bagaimana kalau dirubah secara keseluruhan mulai dari konsep dan tema? Hmmm pasti akan sulit ya Sahabat TopKarir.   Melatih Mental Bekerja di industri kreatif menuntutmu untuk selalu bisa menghadapi deadline, revisi, ide, dan ketelitian, belum lagi kamu menemui client yang berbeda-beda tipenya mulai dari yang santai sampai yang ribet banget! Terkadang kamu juga harus kena omel bos karena pekerjaan yang banyak dan sudah mendekati deadline. Tapi anggaplah semua itu sebagai pembelajaran untuk melatih mentalmu semakin kuat Sahabat TopKarir.   Bekerja di industri kreatif bisa memberikan kamu pengalaman yang banyak Sahabat TopKarir, selain itu kamu jadi terbiasa menghadapi sitausi yang menantang dan client yang beragam. Buat kamu yang ingin bekerja di industri kreatif coba yuk cek di www.topkarir.com ada banyak lokernya untuk kamu. Semangat ya!  
Komentar