Pencari Karir Pencari Kandidat

Perhatikan Hal Berikut Sebelum Membuat Iklan Lowongan Kerja

24 Maret 2021 20:03 4849 KALI DIBACA 0 KOMENTAR 2 KALI DIBAGIKAN

Geliat dunia usaha semakin hari semakin berkembang, hal ini dilihat dari banyaknya merek usaha baru yang bermunculan memeriahkan pasar dagang di tanah air. Perkembangan dunia usaha membuat permintaan terhadap tenaga kerja juga semakin tinggi. Untuk mendapatkan tenaga kerja, pelaku usaha membuka iklan lowongan pekerjaan di berbagai media dan platform online.

 

Menemukan kandidat yang kompeten dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan bukan hal yang mudah. Pasalnya, bukan hanya perusahaan Anda yang ingin mendapatkan calon karyawan berkualitas. Persaingan menggaet pencari kerja juga terjadi, perusahaan harus berusaha membuat iklan lowongan kerja yang menarik agar pencari kerja mau melamar di perusahaan Anda. Karena itu sebelum membuat iklan lowongan kerja, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan, diantaranya.

 

Cantumkan profil singkat perusahaan Anda

Sebuah iklan lowongan kerja bertujuan untuk menarik kandidat pelamar. Pencari kerja akan memilih perusahaan yang jelas profilnya untuk memudahkan mereka mengkroscek dan mencari tahu lebih detail tentang perusahaan. Karena itu, sebuah iklan lowongan kerja harus mencerminkan budaya serta visi misi perusahaan Anda.

 

Berikan informasi singkat berupa profil dan logo perusahaan Anda. Hal ini sekaligus membantu mengenalkan perusahaan kepada masyarakat luas. Profil ini juga termasuk informasi narahubung (contact person) dengan mencantumkan website resmi perusahaan, alamat email dan alamat kantor secara jelas guna mempermudah kandidat yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut seputar lowongan dan latar belakang perusahaan.

 

Sebutkan posisi yang dibutuhkan, deskripsi pekerjaan dan persyaratan

Mayoritas pencari kerja akan fokus pada posisi dan jabatan ketika membaca sebuah iklan lowongan kerja. Begitupun dengan deskripsi pekerjaan yang nantinya akan jadi tanggung jawab si pelamar ketika lolos menjadi karyawan. Deskripsi yang ditulis secara jelas dan rinci akan lebih menarik para pelamar, sebab mereka mendapatkan gambaran terkait pekerjaan yang akan dijalani nantinya dan bisa memperhitungkan perkembangan karirnya.

 

Selanjutnya cantumkan persyaratan (requirements) seperti memiliki pengalaman minimal 2 tahun di bidang yang sama atau mampu menguasai beberapa keahlian, seperti bahasa asing atau sertifikasi keahlian tertentu dll. Pada poin ini semua harus ditulis secara jelas dan padat. Mulai dari penyusunan kalimat sampai pengejaan, agar pencari kerja dapat lebih mudah memahami dan memutuskan. Hal ini juga berguna agar meminimalisir pertanyaan yang masuk dikarenakan deskripsi yang kurang jelas.

 

Tentukan kisaran gaji dan lokasi penempatan

Adanya kisaran gaji yang tertera di iklan loker semakin menarik para pencari kerja untuk mengajukan lamarannya. Tidak dapat dipungkiri gaji menjadi pertimbangan sebagian besar orang ketika memutuskan untuk bekerja di sebuah perusahaan. Sesuaikan gaji dengan deskripsi pekerjaan, jabatan, UMR atau kemampuan perusahaan. Kisaran gaji ini juga membantu pencari kerja untuk mempertimbangkan biaya hidupnya dengan penghasilan yang akan diterima. Sekaligus menyaring kandidat yang sesuai dan menyetujui penawaran gaji untuk mempermudah pekerjaan Anda sebagai recruiter.

 

Tidak kalah penting, cantumkan juga lokasi penempatan kerja, agar kandidat bisa mengukur jarak dan waktu yang diperlukan menuju lokasi kerja dan kesesuaian gaji dengan biaya transportasi/akomodasi mereka.

 

Cantumkan fasilitas dan benefit

Benefit dan fasilitas juga menjadi daya tarik tersendiri bagi pelamar. Selain gaji pokok untuk memenuhi kebutuhan, pencari kerja juga memikirkan kenyamanan melalui fasilitas penunjang di luar gaji bulanan. Fasilitas dan benefit bisa meliputi fasilitas ruang kerja yang nyaman dan estetik, asuransi kesehatan (BPJS dan asuransi umum), uang makan dan transportasi, kemudahan KPR, dana pensiun, sertifikasi lembaga pelatihan karyawan terpercaya yang kredibel atau jenjang karir yang baik.

 

Gunakan platform yang tepat

Jika semua hal di atas sudah dirancang dengan baik, selanjutnya yang Anda lakukan adalah menentukan platform yang tepat untuk mempublish iklan lowongan kerja. TopKarir memberikan Anda kemudahan menemukan kandidat muda berkualitas yang siap berkontribusi untuk perusahaan Anda. Dengan sistem yang mudah digunakan, Anda bisa memposting lowongan kerja sendiri dan menyeleksi kandidat sesuai kebutuhan perusahaan.

 

GRATIS Job Posting selama 3 Bulan di TopKarir untuk Anda! Caranya dengan mendaftar di APINDO UMKM AKADEMI. Ikuti petunjuk pendaftarannya di link berikut ini https://bit.ly/2EBaHrd

 

Temukan jutaan kandidat yang siap kerja dan menjadi bagian dari perusahaan Anda. Informasi lebih lanjut hubungi kami di ayunda.pratami@topkarir.com. Tips-tips karir seputar HR lainnya bisa Anda temukan di Ruang HR TopKarir.

Artikel Terkait
Lihat Selengkapnya
Pahami Modus Penipuan Lowongan Kerja, Kamu Harus Waspada!

Pahami Modus Penipuan Lowongan Kerja, Kamu Harus Waspada!

Selain punya manfaat baik, perkembangan teknologi juga bisa disalahgunakan untuk kejahatan yang merugikan banyak orang. Pencari kerja semakin mudah menemukan informasi dan melamar di perusahaan impian melalui sistem online. Tapi sebagian oknum yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan kemudahan itu untuk menipu para pencari kerja. Bahkan di tahun 2020 ini kasus penipuan kerja masih saja ada. Buat kamu yang saat ini sedang mencari pekerjaan, sebaiknya harus lebih berhati-hati. Nah, berikut TopKarir uraikan tanda-tanda penipuan lowongan kerja, biar kamu semakin teliti dan waspada.   Identitas perusahaan tidak jelas Para pencari kerja seringkali terbujuk dengan iklan yang menawarkan deskripsi dan benefit yang berlebihan, sampai lupa memperhatikan perusahaan seperti apa yang mereka lamar. Untuk itu kamu perlu teliti memilih perusahaan sebelum memutuskan untuk melamar. Kamu harus cari tau perusahaan itu bergerak di bidang apa, dimana kantornya, dan bagaimana eksistensi perusahaan itu di mata orang lain. Semua informasi bisa kamu dapat di internet ataupun dengan bertanya ke orang-orang secara langsung.   Terkadang beberapa penipuan juga menggunakan nama perusahaan besar untuk menarik minat korban. Karena itu kamu harus cek dulu kebenarannya ke perusahaan yang asli, apakah benar sedang membuka lowongan atau tidak, bisa lewat media sosial atau web resminya. Selain itu kamu juga harus waspada dengan perusahaan yang memakai situs domain gratisan, seperti yahoo.com, gmail.com, wordpres.com, atau hotmail.com.     Deskripsi dan tawaran gaji yang nggak wajar Biasanya lowongan kerja fiktif lebih menawarkan keuntungan bekerja dibanding memberikan info job desc jelas. Hal ini dimaksudkan untuk menarik pencari kerja untuk melamar. Yang paling menggiurkan adalah gaji yang besar. Siapa sih yang nggak mau dibayar mahal untuk bekerja di sebuah perusahaan? Bagi orang awam tentu akan cepat mengambil keputusan.   Aneh kan kalau ada lowongan sales lulusan SMA yang belum berpengalaman dibayar 10 juta? Biar nggak ketipu sama janji-janji palsu, sebaiknya kamu cari tau dulu standar gaji untuk posisi yang ditawarkan. Tanyakan pada teman yang punya pengalaman kerja dan informasi seputar gaji. Lagipula perusahaan yang profesional akan memberi tahu gaji saat sesi wawancara bukan di brosur lowongan kerja. Meminta data pribadi secara langsung Perusahaan yang tertarik merekrut kamu akan menghubungi secara resmi melalui email dan nomor telepon untuk proses wawancara. Jadwal wawancara akan diinfokan lengkap beserta alamat, nomor telepon, apa saja yang perlu dibawa dan nama HRD yang nanti akan mewawancarai kamu. Kamu perlu curiga kalau ada perusahaan yang mengabarkan lolos seleksi CV dan langsung meminta data diri secara online. Sebab proses tersebut seharusnya dilakukan langsung ketika sesi wawancara. Jangan mau menerima tawaran kerja tanpa proses wawancara langsung dan informasi yang jelas.   Mencantumkan alamat palsu Ketika kamu merespon panggilan wawancara (palsu), mereka biasanya langsung menghubungimu di hari Jum’at dan memberi jadwal wawancara di hari senin pagi. Cara ini biasanya dipakai penipu yang menggunakan nama perusahaan besar. Kamu akan sulit menghubungi perusahaan asli di hari sabtu dan minggu untuk kroscek kebenaran lowongan, karena mereka sedang libur. Ketika memberi tahu alamat tes wawancara biasanya mereka menggunakan alamat palsu atau memakai alamat perusahaan lain. Sebaiknya kamu gunakan Google Maps untuk membuktikan kebenaran alamat tersebut.    Meminta kamu untuk membayar Tujuan lowongan kerja abal-abal apalagi kalau bukan untuk mendapat uang. Kalau sudah dimintai transfer sejumlah uang sudah pasti deh itu penipuan. Alasannya uangnya digunakan untuk biaya administrasi, uang muka, psikotes dan biaya nggak logis lainnya. Karena perusahaan yang baik gak akan meminta materi ketika merekrut orang-orang terbaik untuk bergabung di perusahaan nya. Yang dibutuhkan adalah kompetensimu dalam bekerja untuk mencapai tujuan perusahaan.     Menurut Pasal 35 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 perusahaan diwajibkan untuk melindungi pencari kerja sejak masa perekrutan sampai penempatan. Jadi kalau ada perusahaan yang minta bayaran dan membuat kamu rugi secara material bisa dipidanakan atas dasar penipuan. Buat Sahabat TopKarir yang menemukan tindak penipuan lowongan kerja di aplikasi TopKarir bisa menghubungi kita di email cs@topkarir.com, tetap teliti dan waspada ya. Informasi dan tips-tips karir lainnya seputar kehidupan karir ada di aplikasi TopKarir. Yuk download aplikasinya di App Store dan Play Store kamu sekarang.
Komentar