Pencari Karir Pencari Kandidat

Apa Itu Full Stack Developer? Ini Tanggung Jawabnya dan Jalur Kariernya

23 April 2021 10:04 7261 KALI DIBACA 0 KOMENTAR 14 KALI DIBAGIKAN

Kamu sering mendengar istilah Full Stack Developer tapi belum memahami artinya? Atau jangan-jangan kamu berencana ingin jadi seorang full stack developer? Profesi ini memang dinilai menjanjikan di era kemajuan teknologi seperti sekarang.

 

Dengan berkembangnya banyak startup di Indonesia dan dunia, posisi full stack developer semakin banyak dibutuhkan. Lalu apa sebenarnya full stack developer, dan apa saja tanggung jawabnya? Berikut pembahasannya.

 

Apa Itu Full Stack Developer?

Dilansir Hudson, full stack developer adalah seorang developer web yang bertanggung jawab atas tugas front end dan back end dari sebuah website atau aplikasi. Lalu, apa itu front end dan back end?

 

  • Front End: Bertugas di bagian 'depan' situs dan aplikasi. Mengembangkan bagian yang terlihat, seperti desain tampilan.
  • Back End: Bertugas pada bagian 'tersembunyi' web dan aplikasi seperti database dan infrastrukturnya.

 

Full stack developer merangkum dua dari pekerjaan tersebut. Profesi ini juga dikatakan sebagai gabungan desainer web dan web developer. 

 

Karena dalam beberapa hal dua profesi itu saling berkaitan, banyak perusahaan yang membutuhkan satu orang yang menguasai keduanya, yaitu full stack developer.

 

Seperti namanya, profesi bertanggung jawab full alias penuh dari ujung ke ujung, perihal database dan situs web. Posisi ini harus bisa menangisi semua sisi dari sebuah web atau aplikasi.

 

Seorang full stack developer biasanya juga diminta untuk bekerjasama dengan klien selama proses perencanaan pembuatan proyek yang dikerjakan. Biasanya dalam proyek raksasa, full stack developer akan dibantu spesialis coding. 

 

Meski begitu, full stack developer dituntut untuk menguasai semua aspek dari pengembangan web dan aplikasi. Mereka yang bekerja di posisi ini biasanya memiliki latar belakang pendidikan ilmu komputer atau pemrograman. 

 

Tanggung Jawab Full Stack Developer

Tugas dan tanggung jawab utama seorang full stack developer adalah merancang mekanisme interaksi pengguna dengan web atau aplikasi, mengelola server dan database agar web berfungsi dengan baik, serta melakukan coding untuk platform mobile. Berikut daftar tanggung jawabnya.

 

  • Mengembangkan desain front end dari sebuah website
  • Merancang cara pengguna dalam mengakses website
  • Mengembangkan back end dari website atau aplikasi
  • Membuat server dan database
  • Memastikan platform bisa diakses lewat mobile secara optimal
  • Memastikan aplikasi responsif
  • Bekerja sama dengan desainer grafis untuk desain web
  • Menyelesaikan proyek dari konsep hingga produk jadi
  • Mendesain dan mengembangkan Application Programming Interface (API)
  • Memenuhi kebutuhan teknis dan kebutuhan konsumen
  • Mengikuti perkembangan dunia aplikasi, web, dan bahasa pemrograman

 

Jalur Karier Full Stack Developer

Jalur karir seorang full stack developer biasanya dimulai dari latar belakang pendidikan ilmu komputer atau programing. Berikut tahapannya.

 

  1. Front End atau Back End Developer

Full stack developer biasanya memulai kariernya sebagai developer front end atau back end dari website atau aplikasi. Mereka kemudian mengembangkan skill dan menguasai sekaligus dua bidang yang saling berhubungan itu.

 

  1. Junior Full Stack Developer

Untuk menjadi junior full stack developer biasanya dibutuhkan pengalaman kerja 2-5 tahun di bidang front end dan back end yang sebelumnya sudah disebutkan.

 

Pengalaman sebagai junior full stack developer akan membantu meningkatkan skill terutama dalam mengidentifikasi dan memecahkan masalah.

 

  1. Full Stack Engineer

Untuk terus maju ke tingkat yang lebih profesional, kamu perlu meningkatkan keterampilan dengan mengikuti seminar atau kursus tambahan. Pelajari juga keilmuan bisnis untuk memperkaya keahlian sebagai full stack developer profesional.

 

Setelah mengetahui tanggung jawab full stack developer, dapatkan informasi dan tips karir menarik lainnya di sini. Download aplikasi TopKarir sekarang atau kunjungi topkarir.com untuk mendapatkan informasi lowongan kerja ter-update.

Artikel Terkait
Lihat Selengkapnya
Memulai Minggu Pertama di Tempat Kerja, 7 Hal Ini Harus Kamu Hindari

Memulai Minggu Pertama di Tempat Kerja, 7 Hal Ini Harus Kamu Hindari

Rasanya dapet pekerjaan pertama pasti sangat bahagia, akhirnya setelah lulus dan ngelamar sana-sini punya kegiatan yang menghasilkan untuk bekal masa depan nanti. Hari pertama kerja jadi hari yang ditunggu-tunggu, hari itu kamu lebih semangat dan berenergi. Tapi bekerja untuk pertama kali pasti punya tantangan tersendiri, kesalahan yang bisa saja terjadi. Ya namanya juga belum punya pengalaman, maklum masih banyak kesalahan. Tapi 7 hal ini harus benar-benar kamu hindari selama minggu pertama di tempat kerja biar jadi awal yang baik untuk karir kamu kedepannya.   Terlalu sering bertanya Emang sih kita harus berani bertanya kalau kita nggak tau supaya benar-benar ngerti. Tapi ada baiknya kamu mencoba mencari tau dulu sendiri. Atasan dan tim mu juga punya tugas yang harus diselesaikan. Kalau waktu mereka hanya digunakan untuk menjawab semua pertanyaan yang kamu ajukan tentu akan menghambat pekerjaan.   Meminta bantuan setiap ada kesulitan Nah, hal fatal lainnya yang harus kamu hindari adalah dikit-dikit minta bantuan kalau ada kesulitan. Coba dulu deh kerjakan tugas dan pecahkan sendiri masalah yang kamu hadapi, jika benar-benar  buntu dan stuck baru meminta sedikit bantuan dan arahan. Jangan meminta atasan dan tim mu mengerjakan semuanya, mintalah masukan untuk mencari jalan keluar dari masalahmu.   Berkata “tidak bisa” jika disuruh mengerjakan tugas baru Atasanmu nggak akan tega ngasih tugas yang sangat bertolak belakang dengan posisimu apalagi yang mustahil kamu lakuin. Jika diberikan tugas yang sedikit berbeda dari keahlianmu, jangan pernah berkata “nggak bisa” ya, terlebih kalau kamu belum sama sekali mencobanya. Bilang aja “saya coba dulu ya, mohon arahannya” dengan begitu kamu membuka diri untuk belajar, siapa tau tugas itu malah jadi sesuatu yang kamu suka.   Datang nggak tepat waktu Setiap perusahaan punya peraturan jam kerjanya sendiri-sendiri biasanya pukul 9 pagi sampai 5 sore. Jika di minggu pertama kamu sudah banyak telat, kamu akan dinilai kurang disiplin. Berikan kesan yang baik di minggu pertama dan seterusnya selama kamu bekerja, hal ini akan jadi nilai plus ketika ada evaluasi kinerja nantinya.   Menutup diri untuk berinteraksi Bagaimanapun juga kamu kerja nggak sendirian, setiap karyawan saling membutuhkan untuk mencapai tujuan perusahaan. Jangan malu memulai percakapan untuk membangun keakraban dengan karyawan lain ya. Hal ini juga akan memudahkan kamu kalau seketika butuh bantuan.   Sibuk sama gadget sendiri Minggu pertama kerja adalah waktu berharga menanamkan kesan baik di perusahaan. Keseringan ngurus urusan pribadi dan buka gadget akan dinilai nggak profesional. Kalau ada waktu luang atau nggak ada kerjaan, ada baiknya coba tanyakan anggota tim mu adakah yang butuh bantuan, atau adakah tugas lain yang bisa dikerjakan. Bukan buat cari muka ya, hal ini menunjukkan kesungguhanmu untuk berkontribusi dengan perusahaan.   Tidak terbuka dengan masukan dan kritik Hal terakhir yang harus kamu hindari di minggu pertama kerja adalah bersikap tertutup pada masukan. Mungkin kita punya pandangan dan idealisme yang tinggi, tapi ketika sudah terjun ke dunia kerja sifat itu harus dikurangi. Terimalah semua masukan yang datang dari atasan / manager-mu, jadikan itu pembelajaran untuk meningkatkan kinerjamu. Kalau punya pendapat, berikan alasan yang masuk akal dan referensi yang aktual, tapi ingat ya jangan memaksakan kehendak pribadi.   Itu tadi 7 kesalahan yang harus kamu hindari di minggu pertama kerja. Sebenarnya nggak cuma seminggu aja kamu menerapkannya, tapi di setiap perjalanan karirmu hal-hal yang bisa menghambat dari dalam maupun luar diri harus dibuang jauh-jauh. Cari tau informasi dan tips-tips karir lainnya di aplikasi TopKarir. Yuk download aplikasinya di App Store dan Play Store kamu sekarang ya!
Komentar