Pencari Karir Pencari Kandidat

7 Tips Membuat Daftar Riwayat Hidup Bagi yang Belum Pernah Bekerja

24 Juni 2021 08:06 5769 KALI DIBACA 0 KOMENTAR 24 KALI DIBAGIKAN

Bagi yang belum pernah bekerja, menyusun daftar riwayat hidup bisa menjadi sesuatu yang menantang. Belum adanya pengalaman bekerja, membuat daftar riwayat hidup harus dibuat semenarik mungkin.

 

Selain itu, daftar riwayat hidup juga harus bisa menjelaskan tentang kemampuan diri dengan jelas dalam satu halaman tanpa bertele-tele.

 

Di masa pandemi seperti saat ini, banyak orang yang kurang beruntung dan kehilangan pekerjaannya. Karena hal tersebut, mendapatkan pekerjaan menjadi sesuatu yang lebih sulit dari waktu biasanya.

 

Dibutuhkan perhatian khusus di daftar riwayat hidup bagi mereka yang belum pernah bekerja, agar tidak kalah saing di bursa kerja.

 

Perlu diperhatikan, jika daftar riwayat kerja belum tentu melenggangkan seseorang untuk sukses dalam mendapatkan sebuah pekerjaan. Daftar riwayat kerja biasanya dijadikan tolak ukur recruiter agar mengetahui potensi seseorang.

 

Tujuan utama dari daftar riwayat hidup adalah membuat pihak perusahaan tertarik untuk mengundang dan melakukan interview.

 

7 Tips Membuat Daftar Riwayat Hidup Bagi yang Belum Pernah Bekerja

Sebelum kamu membuat daftar riwayat hidup, Nah yuk berikut ini ada 7 tips yang bisa dipelajari agar bisa cepat mendapat panggilan interview kerja.

 

1. Jangan cuma fokus di desain tapi di konten 

Banyak perusahaan yang sudah mulai menggunakan applicant tracking system (ATS) dalam proses perekrutannya.

 

Sistem perekrutan ini menggunakan sistem komputer dalam menyeleksi calon pekerja yang sekiranya tepat dengan kata kunci tertentu. Maka dari itu, penting untuk menggunakan format daftar riwayat hidup yang bisa dibaca dengan baik oleh sistem.

 

2. Pahami deskripsi pekerjaan

Selalu pahami deskripsi pekerjaan yang dituju lalu sesuaikan daftar riwayat hidup dengan deskripsi tersebut. Jelaskan potensi diri untuk meyakinkan rekruter jika kamu kandidat yang tepat untuk posisi tersebut.

 

Dengan menyesuaikan riwayat hidup dengan pekerjaan, kamu hanya fokus mencantumkan kemampuan yang relevan dengan pekerjaan.

 

3. Menyertakan informasi kontak

Informasi kontak merupakan hal wajib yang perlu dicantumkan dalam sebuah daftar riwayat hidup. Mulai dari nomor telepon, alamat email, hingga alamat, biasanya bisa memudahkan pihak rekruter untuk menghubungi kamu kembali.

 

Perhatikan juga agar tidak terlalu mengumbar data pribadi yang sekiranya tidak penting.

 

4. Jelaskan diri secara ringkas dan padat

Dengan ringkas dan padat, jelaskan diri sendiri. Semakin jelas dan tidak bertele-tele penjelasan kamu, bisa semakin tertarik juga rekruter untuk menghubungi kembali. Selalu perhatikan jika yang kamu jelaskan senada dengan deskripsi pekerjaan yang dibutuhkan.

 

5. Tunjukkan kemampuan diri

Tunjukkan kemampuan diri tanpa bersikap narsis. Selalu perhatikan untuk tidak memberikan penilaian kepada diri sendiri, karena hal tersebut bersifat bias. Selalu tunjang kemampuan dengan hal mendukung seperti sertifikat atau portofolio. Selain itu perhatikan juga jika kemampuan tersebut cocok dengan deskripsi pekerjaan.

 

6. Pengalaman yang relevan

Selain kemampuan, pengalaman juga menjadi hal yang sangat penting untuk ditunjukkan. Mulai dari pengalaman organisasi, pengerjaan projek, menjadi volunteer, hingga riset, bisa menjadi sesuatu yang dapat menunjang daftar riwayat hidup yang kamu buat walau belum punya pengalaman pekerjaan. Harus diperhatikan juga untuk hanya menyertakan pengalaman yang relevan.

 

7. Koreksi kembali

Karena banyak perusahaan yang menggunakan sistem ATS dalam perekrutan, maka tidak ada kesalahan dalam penulisan merupakan hal yang sangat wajib.

 

Baca kembali daftar riwayat hidup yang sudah dibuat, selalu lihat kesalahan sekecil apapun. Tentu kamu juga harus selalu menggunakan penulisan dengan ejaan yang sesuai.

 

Nah, itu merupakan beberapa tips yang bisa kamu gunakan untuk menyusun daftar riwayat hidup. Temukan informasi lowongan kerja terupdate dan rencanakan karir hebatmu di TopKarir. Download aplikasinya gratis di App Store dan Play Store.

Artikel Terkait
Lihat Selengkapnya
Waktu Paling Efektif Mengirim Lamaran Kerja

Waktu Paling Efektif Mengirim Lamaran Kerja

Saat kamu melamar kerja di perusahaan tentu kandidatnya bukan cuma kamu seorang. Agar peluang diterima HRD semakin besar ada baiknya kamu memperhatikan waktu saat mengirim CV atau lamaran pekerjaan. Nah, simak ulasan lengkapnya berikut ini.     Hari saat lowongan dipublikasi   Siapkan CV semenarik mungkin agar siap kapanpun ada lowongan yang sesuai dengan minatmu. Saat hari pertama lowongan kerja dipublikasi kamu harus gerak cepat mengirim lamaran. Kemungkinan besar CV-mu dibaca sangat tinggi, karena belum banyak kandidat yang melamar.     Awal pekan   Dilansir Moneysmart.id, Bright.com melakukan riset dan menemukan fakta kalau Senin dan Selasa adalah hari terbaik mengirim lamaran kerja, karena HRD dan Staff memulai pekerjaan mereka dan membuka dokumen lamaran yang masuk.     Pagi hari atau setelah jam makan siang   Riset yang dilakukan TalentWorks, menyimpulkan waktu yang paling efektif mengirim lamaran pekerjaan adalah pukul 6 sampai 9 pagi. Lamaran yang dikirim setelah jam istirahat siang juga lebih menarik perhatian      Itu dia 3 waktu terbaik untuk mengirim lamaran pekerjaan. Dan jangan lupa perhatikan etika saat mengirim CV ya seperti subject dan body email. Yuk temukan informasi dan tips-tips seputar karir lainnya di aplikasi TopKarir. Download aplikasinya di Play Store dan App Store sekarang juga. 
7 Kesalahan yang Bikin CV Kamu Nggak Dilirik Perusahaan

7 Kesalahan yang Bikin CV Kamu Nggak Dilirik Perusahaan

Melamar kerja jadi momen yang krusial buat semua orang, apalagi lulusan baru yang tiap hari selalu ditanya keluarga “pekerjaanya apa?” pasti jadi beban juga ya. Kamu pasti punya perusahaan atau posisi impian untuk bekerja, bahkan sudah dipikirkan matang-matang sebelum jadi sarjana. Eh tapi, mimpimu bisa jadi sia-sia kalau kamu nggak memperhatikan langkah awal karir kamu dengan baik. Salah satu yang sering dilupakan adalah bagaimana membuat CV yang tepat agar HRD mau menerima kamu untuk bergabung di perusahaannya.   Karena CV yang baik akan jadi penentu kamu untuk melangkah ke tahap selanjutnya dalam proses perekrutan. Kalau CV aja udah salah, gimana bisa lanjut ke tahap interview? Nah supaya kamu punya kesempatan besar diterima di perusahaan impian, hindari 7 kesalahan membuat CV di bawah ini ya!   Memasukkan informasi yang nggak valid dan relevan, no tipu-tipu ya! CV harus memuat data atau informasi yang sebenar-benarnya tentang siapa diri kamu. Jangan menambah-nambah atau membuat-buat informasi yang tidak sesuai dengan yang kamu miliki. Misalnya, kamu memasukkan keahlian video editing padahal kamu sama sekali nggak punya keahlian dasar edit video. Intinya apa yang kamu tulis di CV harus bisa dipertanggung jawabkan saat memulai kerja nanti. Kejujuran jadi poin penting dalam dunia kerja lho, tanpa sifat ini karir kamu pun akan menemui banyak kesulitan. Jadi kejujuran harus dijunjung tinggi ya!   Kalau ada informasi yang nggak relevan dengan posisi yang kamu lamar lebih baik dihilangkan. Contoh kamu memasukkan pengalaman mengikuti UKM taekwondo untuk melamar sebagai customer service, nggak nyambung kan?   Informasi yang terlalu panjang dan bertele-tele, maaf ini bukan kata pengantar skripsi! Buatlah CV yang simple, menarik sekaligus informatif. HRD akan kesulitan menemukan poin dari diri kamu kalau CV dibuat berlembar-lembar, jadi pastikan CV kamu hanya satu lembar aja ya! Gunakan poin list yang kamu rangkum menjadi kalimat singkat dan jelas. Coba baca kembali CV kamu supaya tau mana informasi yang penting dan menjadi prioritas untuk disisipkan.   Nggak punya keahlian yang dibutuhkan perusahaan Kesalahan berikutnya adalah kamu nggak punya pengalaman dan keterampilan yang dibutuhkan perusahaan. Pada saat melihat informasi lowongan kerja, seharusnya kamu sudah memahami kriteria / kualifikasi seperti apa yang diinginkan perusahaan. Jika kamu memang punya keinginan kuat bergabung di perusahaan tersebut, sebelum melamar ada baiknya membekali diri lewat beragam pelatihan dan sertifikasi untuk meningkatkan kompetensi dan pengalaman kamu. Pelatihan nggak membutuhkan waktu lama kok, tapi sebanding dengan ilmu yang kamu terima.   Tidak mencantumkan subjek dan body email, fix ini sih lewat doang Sebelum mengirim email jangan biarkan kolom subject (judul) kosong. Isi dengan posisi pekerjaan yang kamu lamar, dengan begitu HRD akan melihat tujuan kamu mengirim email. Pastikan juga kamu menulis body email ya! Jelaskan profil singkat kamu, ini kesempatan awal kamu menunjukkan kelebihan dan ketertarikan kamu pada perusahaan.   Nama file CV kamu nggak sesuai dengan aslinya, alias bikin bingung Sebelum mengirim CV coba deh cek lagi nama file attachment yang akan kamu kirim. Kalau nama file masih nggak sesuai dengan isinya, sebaiknya kamu ubah dulu. Karena hal ini akan membuat HRD kesulitan mencari CV kamu di device mereka. Misal kamu bisa menamakan filenya dengan "CV (nama kamu) (posisi yang dilamar).    Nggak bisa bedain CV kreatif dan CV formal Hal yang juga penting kamu perhatikan adalah, pahami perusahaan apa yang kamu lamar. Kalau kamu melamar di perusahaan BUMN atau Kementerian, jangan gunakan CV dengan desain kreatif penuh warna, pakailah format CV yang lebih formal. Kecuali kamu melamar untuk perusahaan startup, agensi kreatif atau bidang kreatif kamu bisa menggunakan format CV dengan desain yang menarik.   Typo atau kesalahan ketik dimana-mana Typo tuh emang ngeselin ya? Kadang suka nggak sadar kalau ada typo di tulisan kita. Karena itu bikin CV juga harus teliti, nggak mau kan HRD salah menangkap info yang kamu cantumkan hanya karena typo. Makanya, poin pertama di atas harus kamu terapkan nih untuk meminimalisir typo, kalau informasi yang dimasukkan singkat dan padat, kamu bakal lebih gampang mencari kesalahan penulisan di CV. Hal ini juga bisa dijadikan penilaian HRD lho, kalau typo-mu banyak, kamu dianggap bukan orang yang teliti.   Yuk temukan tips-tips dan informasi seputar karir lainnya di aplikasi TopKarir. Download aplikasinya di Play Store dan App Store sekarang ya.
Komentar