Pencari Karir Pencari Kandidat

5 Cara Menghadapi Pesaing di Dunia Kerja

24 Maret 2021 20:03 4012 KALI DIBACA 0 KOMENTAR 4 KALI DIBAGIKAN

Harus disadari oleh Sahabat TopKarir bahwa hidup di dunia kerja adalah sebuah persaingan dan kita wajib menjadi pemenang tanpa menjatuhkan pesaing di dunia kerja. Untuk itu kita harus segera menyikapi dengan sigap dan cekatan dalam menghadapi pesaing di dunia kerja. Bila tidak maka kamu akan merasa tertekan dengan suasana kerja yang penuh dengan persaingan. Berikut adalah 5 Cara Menghadapi Pesaing di Dunia Kerja

 

Ambilah Sudut Pandang Positif Bahwa Pesaing di Dunia Kerja Hal yang Biasa

 

Berusahalah selalu menjadi seseorang dengan sudut pandang positif dalam segala hal terhadap pesaingmu di dunia kerja. Anggaplah pesaingmu adalah orang yang selalu memperhatikan dan memberikan masukan tentang segala bentuk kekurangan dalam hal kamu menyelesaikan pekerjaan. Jika pesaingmu mengatakan perlu ada perbaikan maka perbaikilah dengan kualitas yang terbaik dari apa yang dia sarankan. Dengan cara seperti ini tentunya dapat menghindari turunnya semangat kerja dan terciptanya benturan dalam lingkungan kerja. Ingatlah perbedaan itu adalah segala sesuatu yang natural terjadi, jangan pernah dihindari tapi hadapi lah dengan cara yang elegant yaitu selalu mengambil sudut pandang positif.

 

Mulailah Peduli Potensi Dalam Diri

 

Peduli dengan potensi dalam diri sendiri merupakan cara untuk menghadapi pesaing di dunia kerja. Sebuah kritikan yang diberikan pesaing adalah sebuah sarana untuk mengembangkan diri. Kita dapat mengembangkan diri berdasarkan potensi yang masih terpendam. Sebagai contoh, ketika perusahaan kamu menunjuk kamu untuk presentasi dalam sebuah pitching project maka kamu harus menghadapinya dan jadikanlah ini sebuah kesempatan emas dan tunjukkan bahwa kamu bertanggung jawab terhadap kepercayaan ini. Jangan berpikir untuk pitching tersebut berhasil, jika berhasil itu adalah bonusnya.

 

Kenali Pesaingmu dan Jadilah Rekan Kerja yang Baik

 

Selalu berpikiran positif terhadap pesaingmu itu memang sudah semestinya. Hal ini tentunya akan menjadikan sebuah keuntungan untuk kamu dalam mengamati kekurangan dan kelebihan pesaingmu. Dengan mengamati kekurangan maka kamu akan bisa lebih pede mengembangkan potensi kerja di atas kualitas rata-rata pesaingmu. Sebaliknya dengan mengamati kelebihan pesaingmu maka kamu akan bisa banyak belajar hal baru yang belum kamu ketahui dari pesaingmu di dunia kerja. Dengan ini  maka kamu bisa menjadi rekan kerja yang baik untuk pesaingmu

 

Budayakan Etika Kerja yang Baik

 

Membudayakan untuk memiliki etika kerja yang baik bukan berarti kita menjadi sosok “penjual lidah”. Penjual lidah disini adalah selalu mengatakan bahwa yang dikatakan akan selalu berhasil dengan positif dan berdampak terhadap kemajuan perusahaan. Etika kerja yang baik adalah melakukan segala sesuatu yang bersifat rasional dan berdasarkan perhitungan yang wajar. Etika kerja yang baik juga dapat dimulai dengan adanya sinergi pekerjaan yang baik tanpa adanya unsur menjatuhkan pesaingmu. Bagaimana jika pesaingmu menjatuhkan kamu? Dalam hal ini Sahabat TopKarir harus menerima dan tidak boleh ada niatan untuk berbuat hal yang sama

 

Bermental Layak Promosi

 

Seperti pernyataan Ir.Timotius Oyong, pakar sumber daya manusia bahwa persaingan tidak sehat dalam dunia kerja seharusnya dihindari dan jadilah jiwa yang cocok dan layak untuk dipromosikan (deserved person). Fokus terhadap raihan pekerjaan dan tunjukkan prestasi dengan gemilang kepada pimpinan perusahaan tempat Sahabat TopKarir bekerja.

 

Persaingab kerja adalah hal yang biasa dalam dunia kerja, jangan pernah patah semangat karena persaingan kerja justru kamu harus memacu diri untuk menjadi lebih baik karena ketatnya persaingan. Yuk baca lebih banyak tips karir untuk pengembangan dirimu di www.topkarir.com

 

 

 

 

 

 

Artikel Terkait
Lihat Selengkapnya
5 Pilihan Aplikasi Video Call untuk Kelancaran Komunikasi saat Work From Home

5 Pilihan Aplikasi Video Call untuk Kelancaran Komunikasi saat Work From Home

Melihat kondisi akibat wabah Corona yang kian masif, banyak perusahaan yang kini beralih menerapkan sistem work from home. Mungkin beberapa sudah pernah menerapkannya, namun tak sedikit yang baru memulainya untuk pertama kali. Salah satu tantangan berat yang harus dihadapi perusahaan adalah kesulitan komunikasi dan koordinasi antar lini perusahaan. Oleh karena itu, saatnya Anda memanfaatkan aplikasi yang memungkinkan untuk melakukan video call dengan banyak orang dalam waktu bersamaan. Berikut TopKarir berikan 6 opsi aplikasi penunjang komunikasi selama work from home.   Zoom Zoom merupakan salah satu aplikasi komunikasi berbasis video. Aplikasi ini bisa digunakan untuk berbagai perangkat digital, desktop, sampai telepon dan sistem ruang. Aplikasi Zoom mendukung hasil gambar dan audio yang jernih dengan kualitas high definition atau HD. Zoom juga memungkinkan untuk melakukan video call hingga 1000 peserta dan 49 video di layar. Anda juga bisa mengatur jadwal virtual meeting melalui aplikasi ini.   Skype Dengan menggunakan Skype, Anda bisa melakukan video conference dengan lebih dari lima orang. Selain fitur video call, Skype juga menawarkan fitur telepon dan chatting, Anda juga bisa menjadwalkan telepon dengan rekan dan karyawan melalui fitur schedule call. Jika Anda lebih banyak menggunakan laptop untuk bekerja sebaiknya aplikasi ini dipasang di laptop saja, agar Anda bisa mengerjakan pekerjaan sembari melakukan video call atau bertukar pesan.   Facebook Messenger Bagi pengguna media sosial Facebook, Facebook Messenger tidak terdengar asing. Aplikasi ini gratis hanya perlu memiliki akun Facebook. Facebook Messenger mendukung komunikasi dalam bentuk video call, teks, dan suara. Aplikasi ini mampu mendukung voice chat sampai 50 pengguna, namun hanya untuk video call hanya bisa menampilkan maksimal 6 pengguna dalam waktu bersamaan.   DingTalk Di China, negara awal kemunculan virus corona, DingTalk banyak digunakan perusahaan dan sekolah-sekolah untuk live streaming. DingTalk dan Alibaba Cloud juga membuka kantor online, platform sistem kerja yang lengkap untuk mendukung pekerjaan di luar kantor. Sistem ini membantu para pekerja untuk melakukan video conference, conference call dan live streaming yang dapat diikuti sampai 300 peserta, sehingga bisa mendukung perusahaan jika membutuhkan rapat grup dalam skala besar. DingTalk juga mendukung sistem kerja HR dengan fitur live attendance, report dan announcement.   Google Hangouts / Google Meet Google Hangouts / Google Meet bisa digunakan untuk mendukung komunikasi saat harus bekerja dari rumah. Dilansir Software Advice,  Google Meet merupakan aplikasi video konferensi yang merupakan versi bisnis dari Google Hangouts. Aplikasi ini mendukung penggunaan video call sampai 30 pengguna dalam waktu bersamaan dengan kualitas high definition. Google Meet bisa menjadi salah satu alternatif berkomunikasi dan berkoordinasi dengan rekan kerja dalam jumlah yang banyak. Google Meet juga sudah terintegrasi dengan G Suite yang memungkinkan pengguna untuk bisa bergabung sesuai jadwal kalender atau undangan yang dikirim melalui email.   Temukan kandidat muda terbaik untuk bergabung di perusahaan Anda bersama TopKarir, hubungi kami di sini. Tips-tips seputar dunia HR lainnya bisa Anda temukan di Ruang HR TopKarir.
Komentar