Pencari Karir Pencari Kandidat

4 Hal Penting Yang Harus Diperhatikan Pada Kontrak Kerja Sebelum Kamu Tanda Tangan

11 Agustus 2022 11:08 1154 KALI DIBACA 0 KOMENTAR 0 KALI DIBAGIKAN

Pada saat akhirnya kamu diterima bekerja pada suatu perusahaan pastinya kamu merasa senang sekali, dengan membayangkan sudah mempunyai pekerjaan dan penghasilan sendiri adalah suatu kebahagiaan yang luar biasa. Terutama ketika kontrak kerja sudah kita tandatangani.

 

Namun kamu jangan terlalu berbahagia terlebih dahulu ketika kontrak kerja sudah ada di tangan jadi sebaiknya jangan terburu-buru untuk menandatanganinya karena ada beberapa hal penting yang harus kalian perhatikan dan juga pahami dalam kontrak kerja tersebut.

 

Adapun untuk kontrak kerja adalah suatu kesepakatan yang terjadi antara pekerja dan juga perusahaan baik itu dalam bentuk tulisan maupun lisan yang memuat poin-poin dari hak serta kewajiban kedua belah pihak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Berikut ini adalah empat hal penting yang harus kamu cek terlebih dahulu dengan teliti sebelum menandatangani kontrak kerja.

 

4 Hal Penting Yang Harus Diperhatikan Pada Kontrak Kerja Sebelum Kamu Tanda Tangan

Pastikan Judul Kontrak Kerja

Hal penting yang pertama yang harus kamu perhatikan pada kontrak kerja karyawan sebelum tanda tangan adalah pastikan kontrak kerja kamu sah, Samuel Ray dalam bukunya yang berjudul lagi probation mengungkapkan bahwa Hal pertama yang perlu diperhatikan pada sebuah kontrak kerja terdapat pada judul. 

 

Secara hukum di Indonesia ada dua jenis perjanjian kerja yaitu yang pertama adalah PKWT atau perjanjian kerja waktu tertentu dan yang kedua adalah PKWTT atau perjanjian kerja waktu tidak tertentu. Pastikan judul kontrak kerja kamu adalah salah satu dari dua judul tersebut karena jika judul dokumennya di luar itu maka hubungan yang ditawarkan oleh perusahaan akan lebih condong ke kemitraan atau pun freelance.

 

Pastikan Masa Dan Periode Kerja Tertulis Jelas

Pada surat kontrak kerja jika kamu dipekerjakan sebagai pekerja kontrak maka perusahaan hanya akan menjamin kamu dipekerjakan selama periode tersebut, maka dari itu pastikan dalam kontrak kerja sudah tertulis masa dan juga periode kerja secara jelas yaitu tertulis tanggal kontrak kerja kamu dimulai dari kapan dan diakhiri sampai kapan. Sebelum menandatangani kontrak kerja ini pastikan masa kerja yang ditawarkan sudah benar-benar kamu pahami dengan baik agar nantinya tidak menimbulkan kesalahpahaman di kemudian hari.

 

Pastikan Perihal Pemutusan Hubungan Kerja

Hal penting berikutnya sebelum kamu menandatangani kontrak kerja adalah kamu harus memahami perihal pemutusan hubungan kerja, baca dan pahami baik-baik perihal pemutusan hubungan kerja ketika kamu menjadi karyawan kontrak karena biasanya ada penalti yang harus dibayarkan saat kamu ataupun perusahaan memutuskan hubungan kerja secara sepihak.

 

Namun hal tersebut bisa saja disepakati untuk dianulir oleh kedua belah pihak dan jika kamu adalah seorang karyawan tetap dalam memutuskan hubungan kerja kamu dari sisi karyawan kamu bisa langsung mengajukan surat pengunduran diri.

 

Dan untuk dari sisi perusahaan proses pemutusan hubungan kerja ini akan sedikit lebih rumit sebab ada prosedur untuk memutuskan hubungan dengan karyawan tetap karena ada beberapa tahap seperti teguran yang diberikan dengan surat peringatan 1, 2 dan 3 10 nantinya di PHK, ada juga uang yang diberikan kepada karyawan yaitu uang pisah jika masa kerja dari karyawan tersebut sudah lebih dari 3 tahun.

 

Pahami Bahwa Masa Percobaan Maksimal Tiga Bulan

Hal penting terakhir yang harus kamu perhatikan ketika mendapatkan kontrak kerja adalah kamu harus memahami bahwa masa perjumpaan maksimal ketika bekerja adalah 3 bulan, jika kamu adalah karyawan yang mendapatkan kontrak kerja PKWT maka perusahaan tidak berhak mensyaratkan masa percobaan ataupun probation. Karena hanya pegawai dengan kontrak PKWTT yang bisa disyaratkan masa percobaan saja dan paling lama itu hanya 3 bulan masa percobaan. 

 

Setelah masa percobaan 3 bulan tersebut selesai maka perjanjian akan berubah menjadi permanen bila kamu nantinya tidak diberhentikan.

 

Untuk kamu yang ingin memahami lebih lanjut mengenai kontrak kerja bisa membaca undang-undang nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan pada link berikut ini : Undang-undang (UU) Nomor 13 Tahun 2003 , disana kamu bisa membaca dan memahami baik-baik secara detail mengenai kontrak kerja tersebut sebelum menandatanganinya.

 

Bagi kamu yang ingin mendapatkan informasi mengenai lowongan kerja dan juga informasi menarik lainnya seputar pekerjaan kamu bisa mengunjungi langsung TipsKarir.

 

Artikel Terkait
Lihat Selengkapnya
Memulai Minggu Pertama di Tempat Kerja, 7 Hal Ini Harus Kamu Hindari

Memulai Minggu Pertama di Tempat Kerja, 7 Hal Ini Harus Kamu Hindari

Rasanya dapet pekerjaan pertama pasti sangat bahagia, akhirnya setelah lulus dan ngelamar sana-sini punya kegiatan yang menghasilkan untuk bekal masa depan nanti. Hari pertama kerja jadi hari yang ditunggu-tunggu, hari itu kamu lebih semangat dan berenergi. Tapi bekerja untuk pertama kali pasti punya tantangan tersendiri, kesalahan yang bisa saja terjadi. Ya namanya juga belum punya pengalaman, maklum masih banyak kesalahan. Tapi 7 hal ini harus benar-benar kamu hindari selama minggu pertama di tempat kerja biar jadi awal yang baik untuk karir kamu kedepannya.   Terlalu sering bertanya Emang sih kita harus berani bertanya kalau kita nggak tau supaya benar-benar ngerti. Tapi ada baiknya kamu mencoba mencari tau dulu sendiri. Atasan dan tim mu juga punya tugas yang harus diselesaikan. Kalau waktu mereka hanya digunakan untuk menjawab semua pertanyaan yang kamu ajukan tentu akan menghambat pekerjaan.   Meminta bantuan setiap ada kesulitan Nah, hal fatal lainnya yang harus kamu hindari adalah dikit-dikit minta bantuan kalau ada kesulitan. Coba dulu deh kerjakan tugas dan pecahkan sendiri masalah yang kamu hadapi, jika benar-benar  buntu dan stuck baru meminta sedikit bantuan dan arahan. Jangan meminta atasan dan tim mu mengerjakan semuanya, mintalah masukan untuk mencari jalan keluar dari masalahmu.   Berkata “tidak bisa” jika disuruh mengerjakan tugas baru Atasanmu nggak akan tega ngasih tugas yang sangat bertolak belakang dengan posisimu apalagi yang mustahil kamu lakuin. Jika diberikan tugas yang sedikit berbeda dari keahlianmu, jangan pernah berkata “nggak bisa” ya, terlebih kalau kamu belum sama sekali mencobanya. Bilang aja “saya coba dulu ya, mohon arahannya” dengan begitu kamu membuka diri untuk belajar, siapa tau tugas itu malah jadi sesuatu yang kamu suka.   Datang nggak tepat waktu Setiap perusahaan punya peraturan jam kerjanya sendiri-sendiri biasanya pukul 9 pagi sampai 5 sore. Jika di minggu pertama kamu sudah banyak telat, kamu akan dinilai kurang disiplin. Berikan kesan yang baik di minggu pertama dan seterusnya selama kamu bekerja, hal ini akan jadi nilai plus ketika ada evaluasi kinerja nantinya.   Menutup diri untuk berinteraksi Bagaimanapun juga kamu kerja nggak sendirian, setiap karyawan saling membutuhkan untuk mencapai tujuan perusahaan. Jangan malu memulai percakapan untuk membangun keakraban dengan karyawan lain ya. Hal ini juga akan memudahkan kamu kalau seketika butuh bantuan.   Sibuk sama gadget sendiri Minggu pertama kerja adalah waktu berharga menanamkan kesan baik di perusahaan. Keseringan ngurus urusan pribadi dan buka gadget akan dinilai nggak profesional. Kalau ada waktu luang atau nggak ada kerjaan, ada baiknya coba tanyakan anggota tim mu adakah yang butuh bantuan, atau adakah tugas lain yang bisa dikerjakan. Bukan buat cari muka ya, hal ini menunjukkan kesungguhanmu untuk berkontribusi dengan perusahaan.   Tidak terbuka dengan masukan dan kritik Hal terakhir yang harus kamu hindari di minggu pertama kerja adalah bersikap tertutup pada masukan. Mungkin kita punya pandangan dan idealisme yang tinggi, tapi ketika sudah terjun ke dunia kerja sifat itu harus dikurangi. Terimalah semua masukan yang datang dari atasan / manager-mu, jadikan itu pembelajaran untuk meningkatkan kinerjamu. Kalau punya pendapat, berikan alasan yang masuk akal dan referensi yang aktual, tapi ingat ya jangan memaksakan kehendak pribadi.   Itu tadi 7 kesalahan yang harus kamu hindari di minggu pertama kerja. Sebenarnya nggak cuma seminggu aja kamu menerapkannya, tapi di setiap perjalanan karirmu hal-hal yang bisa menghambat dari dalam maupun luar diri harus dibuang jauh-jauh. Cari tau informasi dan tips-tips karir lainnya di aplikasi TopKarir. Yuk download aplikasinya di App Store dan Play Store kamu sekarang ya!
Komentar